Kerontokan Rambut Paska Melahirkan, Mitos Atau Nyata?

Penyebab Kerontokan Paska Melahirkan

Rambut adalah mahkota bagi semua kaum wanita. Oleh karenanya kerontokan rambut sering membuat wanita merasa kawatir. Jika ini terjadi pada saat-saat setelah melahirkan, maka biasanya tingkat tekanan dan rasa kawatir pada wanita lebih dari biasa karena selain memikirkan perubahan tubuh yang drastis dan kerontokan rambut, wanita juga harus merawat bayi yang pada usia dini tersebut sering rewel. Rontoknya rambut di saat ini memang sangat terasa karena memang sangat berlawanan pada masa kehamilan. Ketika hamil, rambut wanita biasanya mengalami masa paling suburnya sehingga akan terasa tebal dan minim rontok. Hal ini dikarenakan adanya lonjakan hormon androgen selama masa kehamilan. Banyak orang menganggap kerontokan rambut paska kelahiran bayi hanyalah merupakan mitos ataupun sugesti belaka dan ini akan hilang dalam waktu singkat. Namun pada kenyataannya tidak demikian. Memang amatlah normal bagi wanita jika mengalami kerontokan rambut setelah proses kelahiran dan itu bukanlah mitos. Secara ilmiah, wanita mengalami perubahan hormon dan fisik yang amat drastis pada masa ini. Bahkan, periode tersebut akan berlangsung sampai dengan beberapa bulan setelahnya. Biasanya selama tiga sampai enam bulan ke depan.

Tips Pencegah Kerontokan Paska Melahirkan

Untuk mengurangi kerontokan ini, maka ada beberapa tips yang dapat dijalankan. Anda tidak perlu merasa takut karena ada cara-cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan. Yang pertama adalah menghindari peregangan dan juga penarikan rambut. Penarikan rambut bisa terjadi jika rambut sering diikat dengan kuat. Selain itu, ada baiknya rambut dipotong pendek. Semakin panjang rambut, maka kemungkinan untuk mengikat rambut akan semakin besar dan juga rambut akan semakin berat sehingga lebih mudah rontok. Memotong rambut pendek di masa ini juga memberikan keuntungan lebih. Sebagai ibu baru, maka biasanya anda akan repot mengurus si bayi mungil sehingga tidak memiliki banyak waktu untuk merawat diri. Rambut pendek amatlah praktis dan mudah untuk dirawat. Anda bisa menghemat waktu perawatan sehingga dapat meluangkan lebih banyak waktu dengan bayi anda dan tetap bisa memiliki rambut yang sehat.

Selain itu, anda juga sebaiknya mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang. Jadikan buah-buahan dan sayur-mayur sebagai bagian dari konsumsi harian anda. Khusus untuk perbaikan rambut, sebaiknya anda mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung biotin, vitamin B 6, asam omega 3, tembaga, dan zinc. Jangan merasa khawatir karena semua nutrisi tersebut dapat dengan mudah anda dapatkan dari berbagai makanan yang lezat seperti daging, kacang-kacangan, salmon, biji-bijian, bayam, dan berbagai macam hidangan laut. Jika semua ini terpenuhi, maka bukan saja anda akan mendapatkan rambut yang sehat, anda juga bisa lebih menjaga kesehatan anda untuk mengimbangi turun drastisnya hormon prosgesteron anda. Selain turunnya hormon yang satu ini bisa menyebabkan rambut rontok, wanita juga biasanya mengalami fase penuh kekawatiran yang biasanya disebut dengan baby blue syndrome.

Jika semua tips tersebut sudah anda lakukan, namun anda merasa bahwa rambut masih saja mengalami kerontokan yang lebih dari seharusnya, maka anda dapat meluangkan waktu dengan memanjakan diri di salon. Lakukan berbagai perawatan rambut seperti hair spa dan creambath untuk mengurangi kerontokan. Namun jika anda tidak memiliki waktu untuk pergi karena masih harus menyusui si kecil secara eksklusif, maka anda dapat melakukan berbagai perawatan mudah di rumah dengan menggunakan hair tonic secara teratur setiap setelah habis keramas atau melakukan berbagai perawatan sendiri di rumah. Dijamin, dalam waktu beberapa bulan saja, rambut akan kembali sehat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>